• PEMROGRAMAN WEB DINAMIS

    Pengertian web dinamis adalah suatu web yang konten atau isinya dapat berubah-ubah setiap saat. Sebab dalam teknologi pembuatan web dinamis sudah dirancang semudah mungkin bagi pemakai atau user yang menggunakan web tersebut..

  • SIMULASI DAN KOMUNIKASI DIGITAL

    Suatu proses peniruan dalam bentuk visual yang dideskripsikan menyerupai kata, gambar dan grafis..

  • SISTEM KOMPUTER

    Sistem komputer adalah suatu jaringan elektronik yang terdiri dari perangkat lunak dan perangkat keras yang melakukan tugas tertentu (menerima input, memproses input, menyimpan perintah-perintah, dan menyediakan output dalam bentuk informasi). Selain itu dapat pula diartikan sebagai elemen-elemen yang terkait untuk menjalankan suatu aktivitas dengan menggunakan komputer..

  • DASAR DESAIN GRAPIS

    Banyak yang berpikiran kalau desain yang baik adalah yang membutuhkan jam kerja yang banyak, membutuhkan skill tinggi dan aplikasi yang mahal. Ya, memang, tapi sebenarnya desain yang baik adalah desain yang sederhana, yang membuat setiap orang yang melihatnya mudah menangkap maksud dari sebuah bentuk visual tersebut..

  • BASIS DATA

    Pangkalan data atau basis data (bahasa Inggris: database) adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut sistem manajemen basis data (database management system, DBMS). Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi.

🌱 Dari Sampah ke Kesadaran: Resume Bermakna Pembelajaran Kebersihan

 


🌱 Dari Sampah ke Kesadaran: Resume Bermakna Pembelajaran Kebersihan

Pembelajaran hari ini bukan sekadar membahas sampah, tetapi tentang kebiasaan, pilihan, dan tanggung jawab sebagai manusia. Kami belajar bahwa kebersihan bukan hanya urusan lingkungan, tetapi juga cerminan nilai diri.

🎯 Niti Bukti (Bertindak) – Lomba Memilah Sampah

Kegiatan paling seru adalah lomba memilah sampah organik, anorganik, dan B3 dalam waktu 60–90 detik. Awalnya terlihat mudah, tetapi ternyata beberapa jenis sampah masih membingungkan.

Dari kegiatan ini, kami belajar bahwa:

  • Pengetahuan harus disertai tindakan.

  • Salah itu wajar, yang penting mau memahami alasannya.

  • Kerja sama lebih penting daripada saling menyalahkan.

Nilai yang terasa dalam kegiatan ini:

  • Terampil memilah dengan cepat dan tepat.

  • Paham alasan, bukan sekadar menebak.

  • Disiplin mengikuti aturan.

  • Kerja sama dalam kelompok.

  • Peduli terhadap lingkungan yang lebih sehat.

Kami menyadari bahwa kalau ilmu hanya berhenti di kepala, itu sekadar pengetahuan. Tapi kalau dilakukan, itu menjadi perubahan.


🌍 Diskusi Kritis: Kenapa Plastik Sekali Pakai Masih Digunakan?

Kami berdiskusi dengan jujur. Ternyata alasan utama plastik masih digunakan adalah:

  • Murah

  • Praktis

  • Mudah didapat

  • Sudah menjadi kebiasaan

Kami juga memahami bahwa masalah sampah bukan hal kecil. Indonesia memiliki sistem pencatatan sampah nasional melalui SIPSN yang dikelola oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, yang menunjukkan bahwa persoalan ini nyata dan besar.

Namun kami belajar bahwa solusi tidak harus langsung sempurna. Bisa dimulai dari hal sederhana:

  • Membawa tumbler sendiri

  • Membawa tas belanja kecil

  • Mengurangi penggunaan sedotan plastik

  • Membawa tempat makan

  • Mengurangi frekuensi jajan berkemasan

Mengurangi plastik itu seperti mengurangi gula—tidak harus langsung berhenti total, tapi bisa dikurangi perlahan dan konsisten.


✍ Refleksi 4P

1. Peristiwa
Bagian paling berkesan bagi saya adalah lomba memilah sampah karena membuat saya sadar bahwa selama ini saya belum sepenuhnya memahami jenis sampah.

2. Perasaan
Saya merasa tertantang dan sedikit malu karena ternyata kebiasaan kecil saya berdampak besar bagi lingkungan. Tapi saya juga merasa semangat untuk berubah.

3. Pembelajaran
Saya memahami bahwa:

  • Sampah adalah hasil dari pilihan manusia.

  • Kebiasaan kecil bisa berdampak besar.

  • Dalam QS. Ar-Rum ayat 41 dijelaskan bahwa kerusakan di bumi terjadi karena ulah manusia, dan kita diperintahkan untuk kembali memperbaikinya.

4. Penerapan ke Depan
Mulai besok saya akan membawa tumbler sendiri ke sekolah.
Yang saya butuhkan agar konsisten adalah mengingatkan diri sendiri setiap malam sebelum tidur.
Kalau lupa, saya akan mengurangi membeli minuman kemasan dan tidak mengulanginya di hari berikutnya.


🌿 Refleksi Penutup

Hari ini kami belajar bahwa sampah bukan hanya benda yang dibuang. Ia adalah jejak—jejak kebiasaan, jejak pilihan, dan jejak nilai.

Bumi tidak membutuhkan kita menjadi sempurna.
Bumi membutuhkan kita menjadi lebih sadar.

Karena perubahan besar selalu tumbuh dari langkah kecil yang dilakukan dengan konsisten.


File materi : Unduh

Selasa 23 Feb 2026 - PERTEMUAN 2: KEBERSIHAN & TANGGUNG JAWAB LINGKUNGAN by Darsu Darsu
Share:

Teknis Pelaksanaan Pesantren Ekologi 1447 H / 2026 M di SMKN 1 Banjar

 

Teknis Pelaksanaan Pesantren Ekologi 1447 H / 2026 M di SMKN 1 Banjar

Dalam rangka menyambut dan mengisi bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, SMKN 1 Banjar menyelenggarakan kegiatan Pesantren Ekologi sebagai bentuk penguatan karakter religius sekaligus kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan ini dirancang secara sistematis, terstruktur, dan edukatif, sehingga mampu menanamkan nilai-nilai keislaman yang berpadu dengan wawasan ekologi kepada seluruh peserta didik.

Pesantren Ekologi bukan sekadar kegiatan keagamaan rutin, tetapi juga menjadi ruang pembinaan akhlak, peningkatan literasi Al-Qur’an, serta penguatan kesadaran lingkungan berbasis ajaran Islam.


🕰 Rangkaian Kegiatan Harian

Berikut teknis pelaksanaan kegiatan yang berlangsung secara terjadwal:

1️⃣ 06.30 – 07.30 | Shalat Dhuha Berjamaah

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan shalat dhuha di masjid yang didampingi dan dibimbing oleh wali kelas. Momentum ini menjadi pembiasaan ibadah sunnah sekaligus penguatan kedisiplinan spiritual peserta didik sejak pagi hari.


2️⃣ 07.30 – 08.30 | 7 KAIH, Poe Ibu (Sapoe Sarebu), dan Tadarus

Setelah shalat dhuha, wali kelas melakukan:

  • Pengecekan kehadiran siswa

  • Pelaksanaan 7 KAIH

  • Kegiatan Poe Ibu (Sapoe Sarebu) (tidak bersifat memaksa)

  • Dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an

Pada sesi ini, wali kelas juga mengecek kemampuan membaca Al-Qur’an peserta didik sebagai bagian dari pembinaan literasi Qur’ani.


3️⃣ 08.30 – 10.00 | Materi Al-Qur’an, Hadist, dan Ijma tentang Ekologi

Peserta didik menerima materi keislaman yang mengkaji:

  • Ayat-ayat Al-Qur’an tentang lingkungan

  • Hadist Rasulullah tentang menjaga alam

  • Konsep Ijma ulama terkait tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi

Materi ini menekankan bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari ibadah dan tanggung jawab moral seorang muslim.


4️⃣ 10.15 – 11.00 | Pendalaman Materi

Sesi lanjutan materi memperkuat pemahaman siswa mengenai:

  • Hubungan manusia dan alam dalam perspektif Islam

  • Pentingnya perilaku ramah lingkungan

  • Implementasi nilai ekologi dalam kehidupan sehari-hari

Diskusi dan refleksi menjadi bagian penting dalam sesi ini.


5️⃣ 11.00 – 11.30 | Dzikir dan Doa Bersama

Peserta didik melaksanakan dzikir dan doa bersama yang dipandu wali kelas. Kegiatan ini bertujuan menenangkan hati, memperkuat spiritualitas, serta membangun kebersamaan.


6️⃣ 11.30 – 12.30 | Kajian Ramadhan dan Shalat Dzuhur

Kegiatan ditutup dengan:

  • Kajian Ramadhan

  • Shalat Dzuhur berjamaah

Khusus hari Jumat:

  • Siswa laki-laki melaksanakan Shalat Jumat di masjid

  • Siswa perempuan mengikuti kegiatan secara indoor


🌿 Tujuan Pesantren Ekologi

Kegiatan ini memiliki beberapa tujuan utama:

✅ Meningkatkan keimanan dan ketakwaan peserta didik
✅ Membiasakan ibadah sunnah dan wajib secara berjamaah
✅ Meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an
✅ Menanamkan kesadaran menjaga lingkungan berbasis ajaran Islam
✅ Membentuk karakter disiplin, peduli, dan bertanggung jawab


✨ Penutup

Pesantren Ekologi 1447 H / 2026 M menjadi bukti komitmen SMKN 1 Banjar dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik dan vokasional, tetapi juga memiliki karakter religius dan kepedulian terhadap lingkungan.

Dengan sinergi antara pembinaan spiritual dan wawasan ekologi, diharapkan peserta didik mampu menjadi pribadi yang berakhlak mulia sekaligus agen perubahan dalam menjaga kelestarian bumi.

Semoga kegiatan ini membawa keberkahan dan menjadi ladang amal bagi seluruh warga sekolah. 🌙🌱

Share:

🚀 Pembelajaran Flutter Berbasis Praktik: Siswa Belajar Mendalam Lewat Aplikasi Kalkulator BMI

🚀 Pembelajaran Flutter Berbasis Praktik: Siswa Belajar Mendalam Lewat Aplikasi Kalkulator BMI

Pembelajaran pemrograman mobile di SMK tidak lagi sekadar menulis baris kode, tetapi membangun cara berpikir logis, terstruktur, dan solutif. Hal inilah yang diterapkan dalam pembelajaran Flutter melalui proyek Aplikasi Kalkulator BMI (Body Mass Index).

Dalam kegiatan ini, siswa tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan sebuah aplikasi, tetapi diajak memahami bagaimana Flutter bekerja, mulai dari struktur dasar hingga konsep pengelolaan data (state) dan CRUD sederhana.


📱 Belajar Flutter dengan Studi Kasus Nyata

Aplikasi Kalkulator BMI dipilih karena dekat dengan kehidupan sehari-hari dan memiliki kompleksitas yang pas untuk pembelajaran. Melalui aplikasi ini, siswa mempraktikkan:

  • Penyusunan antarmuka (UI) menggunakan widget Flutter

  • Pengelolaan input pengguna melalui TextField

  • Perhitungan logika BMI

  • Penyimpanan dan penghapusan data riwayat

Dengan pendekatan ini, siswa tidak hanya “bisa menjalankan aplikasi”, tetapi juga memahami alur data dan perubahan tampilan secara reaktif.


🧠 Penekanan Konsep, Bukan Sekadar Hasil

Pembelajaran dirancang secara bertahap dan mendalam. Siswa diajak memahami bahwa dalam Flutter:

Perubahan data akan memicu perubahan tampilan.

Konsep ini diperkuat melalui pembahasan:

  • Perbedaan StatelessWidget dan StatefulWidget

  • Peran state dalam aplikasi

  • Fungsi setState() sebagai pemicu pembaruan UI

Setiap tahap praktikum disertai diskusi dan refleksi, sehingga siswa tidak hanya menyalin kode, tetapi mampu menjelaskan fungsi dan alasan penggunaan setiap bagian program.


🛠 Praktikum Aktif dan Terarah

Kegiatan pembelajaran berlangsung dalam suasana praktik aktif. Siswa membangun aplikasi secara bertahap:

  1. Membuat struktur dasar aplikasi Flutter

  2. Menyusun tampilan input dan tombol

  3. Mengimplementasikan logika perhitungan BMI

  4. Menyimpan hasil ke dalam daftar riwayat (Create)

  5. Menghapus data riwayat (Delete)

Pendekatan ini melatih siswa memahami konsep CRUD tanpa harus langsung menggunakan database, sehingga fondasi berpikirnya menjadi lebih kuat.


🔍 Refleksi dan Penguatan Pemahaman

Di akhir pembelajaran, siswa diajak melakukan refleksi melalui pertanyaan pemantik yang mendorong Higher Order Thinking Skills (HOTS), seperti:

  • Mengapa halaman tertentu harus menggunakan StatefulWidget?

  • Apa yang terjadi jika setState() tidak digunakan?

  • Apakah penyimpanan data dalam List sudah bisa disebut CRUD?

Refleksi ini membantu siswa mengaitkan praktik dengan konsep, sekaligus menyiapkan mereka untuk materi lanjutan.


🌱 Bekal Menuju Materi Lanjutan

Pembelajaran ini menjadi fondasi penting sebelum siswa melangkah ke tahap berikutnya, seperti:

  • Penggunaan SQLite untuk penyimpanan data permanen

  • Pengelolaan state yang lebih kompleks

  • Pengembangan aplikasi skala industri

Dengan dasar yang kuat, siswa lebih siap menghadapi tantangan pemrograman mobile di dunia kerja maupun pendidikan lanjutan.


Belajar Flutter bukan tentang seberapa cepat aplikasi jadi, tetapi seberapa dalam siswa memahami alur berpikir di baliknya.
Melalui pembelajaran berbasis praktik ini, siswa tidak hanya belajar membuat aplikasi, tetapi juga membangun pola pikir sebagai calon pengembang aplikasi profesional.


Handout Materi 

Memahami struktur dasar Flutter: UI, LOGIC AND STATE by Darsu Darsu

Share:

Contoh narasi live selling jas hujan di TikTok

 Siap 😄 ini contoh narasi live selling jas hujan di TikTok versi bahasa siswa / Gen Z, tinggal dipakai langsung pas live.


🎥 OPENING (0–30 detik)

“Halo halo guys 👋 yang baru join merapat yaa!
Cuaca lagi gak jelas, hujan datang tiba-tiba?
Tenang… di sini ada jas hujan anti ribet, anti basah, anti drama 🌧️🔥
Yang mau aman di jalan, stay di live ini yaa!”


🧥 PERKENALAN PRODUK

“Ini dia jas hujan best seller kita, bahannya tebal tapi ringan,
dipakai gak gerah, gak lengket, dan pastinya anti tembus air 💦
Dipakai motoran aman, dipakai hujan deras masih santai.”


KEUNGGULAN (SELLING POINT)

“Yang bikin jas hujan ini beda dari yang lain 👇
✅ Jahitan rapi & kuat
✅ Resleting rapat, air gak masuk
✅ Ada hoodie, kepala tetap kering
✅ Cocok buat sekolah, kerja, ojol, atau touring”


😎 SIMULASI PEMAKAIAN

“Nih aku pakaiin ya guys…
Kelihatan kan? Gak kaku, masih bisa gerak bebas ✨
Jadi naik motor gak kayak robot 🤖😂”


💰 HARGA & PROMO

“Harga normalnya segini…
TAPI khusus live hari ini 🔥
DAPAT DISKON + FREE ONGKIR
Stock terbatas ya, siapa cepat dia dapat!”


🛒 CALL TO ACTION

“Yang mau langsung checkout,
klik keranjang kuning sekarang ⬇️⬇️
Jangan nunggu hujan dulu baru nyesel 😆”


HANDLE KOMENTAR

💬 “Kak tembus gak?”
“Tenang, ini udah kita tes, hujan deras aman 👍”

💬 “Ada ukuran apa aja?”
“Ada M sampai XXL, tinggal tulis di komentar ya!”


🔁 CLOSING / ULANG PROMO

“Yang baru masuk, aku ulang yaa 🔥
Jas hujan kualitas mantap, harga ramah kantong,
lagi promo live + free ongkir!
Klik keranjang sekarang sebelum kehabisan!”


Kalau mau:

  • versi lebih singkat (1 menit live)

  • versi khusus siswa SMK / pemula live

  • atau versi jualan rame + interaksi komentar

bilang aja, nanti saya bikinin lagi yang lebih nendang 🚀

Share:

🔥 Why Confidence Matters in Sales

 Gas 😎 ini belajar "Live Selling" 👇


🔥 Why Confidence Matters in Sales

Percaya diri itu bukan sok jago, tapi yakin sama apa yang lo omongin.
Di dunia sales, live selling, presentasi, atau sekadar ngomong depan orang banyak — confidence itu senjata utama.

💡 Kenapa sih harus pede?

Bikin orang percaya
Kalau lo keliatan yakin, orang lain auto lebih percaya sama apa yang lo jelasin.

Ngomong jadi lebih jelas
Nada pede bikin pesan lo gampang dipahami, gak muter-muter, gak bikin bingung.

Bikin orang tertarik & gerak
Orang jadi kepo, mau dengerin, bahkan langsung ambil keputusan.

Anti panik pas ditanya
Ada yang nyanggah? Ada yang nanya ribet?
Tenang… orang pede tetap santai dan jawabnya jelas.

🚀 Intinya:
Skill bisa dipelajari, tapi percaya diri itu wajib dilatih.
Berani ngomong, berani jualan, berani tampil — makin sering dicoba, makin jago.

💪 SMKN 1 Banjar
Gak cuma ngajarin skill, tapi juga mental siap tampil & siap kerja.


Salam Redaksi.


Materi Sales Presentation by Darsu Darsu
Share:

UI Dasar Aplikasi Flutter – Catatan / To-Do App

Gass Belajar Lagi, hari ini pas banget untuk satu pertemuan efektif 👍

Semoga anak RPL/PPLG paham alur widget + alur berpikir, bukan copy-paste doang.



📱 Proyek Hari Ini

UI Dasar Aplikasi Flutter – Catatan / To-Do App

🎯 Tujuan Pembelajaran

Setelah kegiatan hari ini, siswa mampu:

  1. Menjelaskan fungsi widget utama Flutter

  2. Menyusun UI sederhana secara bertahap

  3. Memahami alur widget dari atas ke bawah

  4. Membuat tampilan To-Do App sederhana


🧠 Mindset yang Ditanamkan ke Siswa (PENTING)

“Hari ini bukan ngejar aplikasi jadi,
tapi paham alur UI Flutter.”

Kalau UI masih sederhana → tidak apa-apa
Yang penting: mengerti kenapa widget itu dipakai


🗺️ Gambaran Tampilan Akhir (yang dibayangkan siswa)

📱 Halaman utama aplikasi:

  • AppBar judul di atas

  • Input teks + tombol “Tambah”

  • Daftar catatan di bawah

  • Bisa tambah & hapus data

(Realistis, sederhana, tapi fungsional)


🧩 Alur Widget (Dari Besar ke Kecil)

Jelaskan ke siswa pakai pola “bungkus ke isi”:

MaterialApp └── Scaffold ├── AppBar └── Body └── Padding └── Column ├── Row (Input + Tombol) ├── Spasi └── List (To-Do)

📌 Kalimat kunci untuk siswa:

Flutter itu menyusun tampilan dari luar ke dalam
dari besar → kecil


⏱️ Alur Kegiatan Belajar (Step by Step)

🟢 1. Pembukaan (±10 menit)

Guru menyampaikan:

  • Apa itu Flutter UI

  • Contoh aplikasi To-Do

  • Target hari ini (tidak perfeksionis)

💬 Kalimat ke siswa:

“Hari ini kita belajar menyusun UI, bukan desain cantik”


🟢 2. Bangun Kerangka Aplikasi (±20 menit)

Mulai dari:

  • main()

  • MaterialApp

  • Scaffold

  • AppBar

📌 Fokus pemahaman:

  • Kenapa harus ada MaterialApp

  • Fungsi Scaffold

  • AppBar itu bagian dari Scaffold

Belum input, belum list
➡️ Biar siswa ngerti fondasi dulu


🟢 3. Isi Body: Column + Padding (±20 menit)

Tambahkan:

  • Padding

  • Column

Diskusi:

  • Kenapa pakai Column, bukan Row

  • Urutan widget itu penting

📌 Target siswa:

“Oh… ternyata tampilan disusun urut ke bawah”


🟢 4. Input + Tombol (±30 menit)

Tambahkan:

  • Row

  • TextField

  • ElevatedButton

  • Expanded

Latihan berpikir:

  • Kenapa input lebih panjang?

  • Kenapa tombol tidak melebar?

📌 Insight penting:

Expanded itu mengatur pembagian ruang


🟢 5. List To-Do (±30 menit)

Tambahkan:

  • ListView.builder

  • Card

  • ListTile

  • IconButton

Tekankan:

  • List ini dinamis

  • Data diambil dari List<String>

📌 Bukan hafalan, tapi:

“ListView.builder = pembuat daftar otomatis”


🟢 6. Refleksi & Diskusi (±10 menit)

Tanya siswa:

  • Widget paling luar apa?

  • Kalau mau nambah tombol, di mana?

  • Kalau error UI, cek bagian mana dulu?


📦 Output Hari Ini (Realistis & Aman)

✔️ Aplikasi sudah tampil halaman utama
✔️ Ada AppBar, input, tombol, dan list
✔️ UI sederhana (tidak masalah)
✔️ Siswa paham alur widget
✔️ Bukan hasil copy-paste


📝 Tugas Ringan (Opsional)

Pilih salah satu:

  1. Ganti judul AppBar

  2. Ganti warna tombol

  3. Tambah teks “Belum ada catatan”

  4. Jelaskan alur widget dengan kata sendiri


🎯 Kalimat Penutup ke Siswa

“Kalau kamu sudah paham alurnya,
besok mau bikin aplikasi apa pun
tinggal ganti isinya.”


👍 ini kodingan LENGKAP, SIAP RUN, sesuai dengan target UI dasar + mudah dipahami siswa.
Cocok langsung dipakai di kelas hari ini.

📱 Koding Lengkap

UI Dasar Flutter – To-Do / Catatan App
=============================================================


import 'package:flutter/material.dart';
void main() {
  runApp(MyApp());
}
// ===================
// ROOT APLIKASI
// ===================
class MyApp extends StatelessWidget {
  @override
  Widget build(BuildContext context) {
    return MaterialApp(
      title: 'To Do List Sederhana',
      debugShowCheckedModeBanner: false,
      home: TodoPage(),
    );
  }
}
// ===================
// HALAMAN UTAMA
// ===================
class TodoPage extends StatefulWidget {
  @override
  _TodoPageState createState() => _TodoPageState();
}
class _TodoPageState extends State<TodoPage> {
  // Controller untuk mengambil teks dari TextField
  TextEditingController todoController = TextEditingController();
  // List untuk menyimpan data catatan
  List<String> todoList = [];
  // Fungsi menambah data
  void tambahTodo() {
    if (todoController.text.isNotEmpty) {
      setState(() {
        todoList.add(todoController.text);
        todoController.clear();
      });
    }
  }
  // Fungsi menghapus data
  void hapusTodo(int index) {
    setState(() {
      todoList.removeAt(index);
    });
  }
  @override
  Widget build(BuildContext context) {
    return Scaffold(
      // ===================
      // APP BAR
      // ===================
      appBar: AppBar(
        title: Text(
          'To Do List - Darsu',
          style: TextStyle(fontWeight: FontWeight.bold),
        ),
        centerTitle: true,
      ),
      // ===================
      // BODY
      // ===================
      body: Padding(
        padding: EdgeInsets.all(16),
        child: Column(
          children: [
            // ===================
            // INPUT + TOMBOL
            // ===================
            Row(
              children: [
                Expanded(
                  child: TextField(
                    controller: todoController,
                    decoration: InputDecoration(
                      hintText: 'Masukkan tugas...',
                      border: OutlineInputBorder(),
                    ),
                  ),
                ),
                SizedBox(width: 10),
                ElevatedButton(
                  onPressed: tambahTodo,
                  child: Text('Tambah'),
                ),
              ],
            ),
            SizedBox(height: 20),
            // ===================
            // LIST TO DO
            // ===================
            Expanded(
              child: todoList.isEmpty
                  ? Center(
                      child: Text(
                        'Belum ada catatan',
                        style: TextStyle(color: Colors.grey),
                      ),
                    )
                  : ListView.builder(
                      itemCount: todoList.length,
                      itemBuilder: (context, index) {
                        return Card(
                          child: ListTile(
                            title: Text(todoList[index]),
                            trailing: IconButton(
                              icon: Icon(
                                Icons.delete,
                                color: Colors.red,
                              ),
                              onPressed: () => hapusTodo(index),
                            ),
                          ),
                        );
                      },
                    ),
            ),
          ],
        ),
      ),
    );
  }
}


🧠 Catatan Penting 
  • MaterialApp → pembungkus aplikasi
  • Scaffold → kerangka halaman
  • Column → susun ke bawah
  • Row → susun ke samping
  • TextField → input data
  • ListView.builder → list dinamis
  • setState() → memberi tahu UI bahwa data berubah

🎯 Status Proyek Hari Ini
✅ Aplikasi bisa dijalankan
✅ UI utama tampil
✅ Input & list berfungsi
✅ Siswa paham alur widget

Bukan cuma “jadi”, tapi mengerti 👌

Upgrade level berikutnya (checkbox + status selesai)


Share:

Blogger Tricks

Blogger Themes